Rabu, 16 Maret 2011

ANGANMU JAUH MENAUT SEPI KU

menatapku di tiris gerimis, hatimu terkikis, miris
menatapku diantara embun pagi, seperti sebuah elegi
menatapku di antara pepasir, hatimu getir

kabut malam membawaku serta
meninggalkan jejak luka
di bilik hati, tertinggal sepi

mengapa tercipta luka ini ?
sementara hati tak memungkiri
kau ingin memiliki, meraih
bukan hanya jiwa tapi raga

ku tahu.....
disana, diantara bebukit
anganmu jauh menaut sepiku

iis istrini_ 6 Juni 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar